Langsung ke konten utama
IBUKU WANITA HEBAT
Oleh : Rusman Riyadi


Ibu.....
Wanita bidadari tak bersayap
Kini anakmu sudah besar
Kini aku jauh dari pangkuanmu

Tidak ada yang bisa ku ucapkan
Selain kata terima kasih

Terima kasih telah melahirkan ku ke dunia ini
Terima kasih telah memberiku air susu mu yang menyatu dengan tubuh ini
Terima kasih telah merawatku
Terima kasih telah mendidik ku sehingga aku menjadi manusia seutuhnya

Ibu.....
Aku sadar ucapan terima kasih ku ini tak kan bisa mengobati sakitmu melahirkanku
Teriakanmu menggelegar di udara ketika aku akan ada di dunia ini
Keringatmu bercucuran
Nafasmu tak beraturan
Sakitmu tak bisa di bayangkan
Ketika aku akan di lahirkan ke dunia ini

Ibu.....
Aku sadar berjuta kalipun aku mengucapkan terima kasih kepadamu namun semua itu tidak lah cukup dan sampai kapanpun taka akan bisa membalas semua jasa dam pengorbananmu

Nyawa kau taruhkan untuk anakmu ini
Sakitpun tak tearasa ketika kau melihat anakmu ini untuk pertama kalinya
Senyum di bibirmu sangat indah ketika kau melihat anakmu lahir

Ibu.....
Tak ada rasa bosan kau mengajariku bagaimana duduk, merangkak, berdiri, sampai aku bisa berjalan dan berlarian

Ibu.....
Tak ada kata lain yang bisa aku ucapkan selain kata terima kasih yang keluar dari hati anakmu ini

Ibu....
Kau adalah bidadari yang tak bersayap
Kau adalah wanita yang tangguh
Kau adalah wanita yang akan aku jaga sampai akhir hayatku
Kau adalah malaikat bagi anakmu ini

Ibu....
Anakmu rindu
Rindu akan belaian tanganmu
Rindu akan usapan tanganmu di kepala ini
Rindu akan petuah mu
Rindu akan senyum indah di bibirmu

I LOVE YOU MY MOTHER
I MISS YOU MY MOTHER



Komentar

Postingan populer dari blog ini

permataku yang hilang

PERMATAKU YANG HILANG  Oleh : Rusman Riyadi Hai kasih Selamat malam  Aku disini hanya merindumu Mengenang wajahmu nan syahdu Ramai kota dengan lampu berjejer di sepanjang jalan Namun aku tak tahu dimana kau melepas senyummu malam ini Apa mungkin sudah ada bahu yang nyaman membuatmu bersandar Tak ingatkah kau kepada diriku Lelaki yang tiada bosan menunggu Lelaki yang yang rela menghabiskan waktu hanya untuk berjumpa dengan pujaannya  Lelaki yang sudah menutup hatinya untuk wanita lain  Aku disini selalu di hujam hasrat bertemu Tak adakah waktumu bertemu denganku walau hanya lewat mimpi

menyisakan kenangan

MENYISAKAN KENANGAN Oleh : Rusman Riyadi Disaat langit mulai mendung Entah kenapa diri ini selalu merundung Wangi tubuhmu yang kian tercium Laksana aroma disaat petrikor Rintik yang kian berjatuhan  Membawaku kembali dalam kerinduan Canda dan tawamu melukis keseimbangan Membuatku terperangkap dalam kenangan Sudah cukup lama aku bermuram durja  Tawamu yang dulu menggema dalam telinga Meringkuk tubuh memeras air mata Kini sunyi dan sepi yang kurasa Kepergianmu menyisakan gelap duniaku Oborpon tak mampu tuk menerangi Kini hanya gundah gulana yang tersisa

Quotes rusman 5