Langsung ke konten utama

sudah siapkah kita


SUDAH SIAPKAH KITA
Oleh : Rusman Riyadi


Angin kian bertiup semakin kencang menerpa pepohonan
Pohon yang berakar namun tak tangguh siap di tumbangkan
Badai kini semakin menjadi mengehembus suasana tentram
Membawa segala sesuatu dari seluruh penjuru

Sang topan pun sama mendera di setiap ketenangan
Membuat jiwa yang tenang merasa gelisah
Lantai yang bersihpun kian menjadi kotor
Tak mampu menahan debu yang hinggap

Zaman semakin hari semakin menggila
Merasuk ke jiwa sang pejuang
Merobek pagar kedamaian
Menusuk jantung keteguhan

Zaman semakin menggoda
Menghinggapi hati yang penuh kesucian
Menebar kesesatan yang membara
Menghasut keteguhan jiwa

Zaman semakin anarkis
Menghasut di setiap kedamaian
Mengisi di setiap celah kekosongan
Menebar kemunafikan

Akankah perisai yang kita miliki mampu menghadang segalanya
Ataukah akan hanyut begitu saja
Sudah siapkah manusia berperang melawan semuanya
Karena musuh tak lagi terlihat dengan kasat mata

Cukup kuatkah benteng pertahanan kita
Cukup hebatkah aksi kita
Gesitkah pikiran kita melawan musuh yg tak kasat mata
Cerdikkah kita menyusun strategi menghadapi segala musuh yang yang tak nampak

Akankah kita terbuai dengan segala siasat sang musuh
Hingga akhirnya kita jadi budak yan luluh lantah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

kemana langkah kaki itu akan pergi

KEMANA LANGKAH KAKI ITU AKAN PERGI Oleh : Rusman Riyadi Langkah gontai kaki mengikuti panjangnya jalan Entah dimana langkah ini akan berhenti Haruskah langkahku tak berarah selamanya Ahhhh aku gelisah dengan semua ini Hei diri .... Robeklah dadamu lihat apa yang ada di dalamnya Tanyakan pada nuranimu hendak kemana langkah itu Tanyakan pada matamu apa yang kau lihat di depan sana Tanyakan pada otakmu apa yang kau fikirkan Kau tau dunia tak seperti daun yang di terpa angin Kau tau dunia tak seperti daging yang semakin lama akan membusuk Kau tau dunia tak seperti kopi akan habis di minum Ahhhh dunia tak semudah itu Hei diri.... Tiap sore kau menunggu sang senja datang Kau tatap keindahan senja itu Lambat laun senja yang kau puja akan pergi Berganti dengan gelapnya malam Fajarpun akan datang dengan keindahanya Dan akan pergi begit saja Berganti dengan sinar panasnya ang menyengat Begitulah keindahan tiap waktu akan pergi Yakinlah...

Quotes rusman 5

Quotes rusman 2