Langsung ke konten utama

kembalilah negeriku



KEMBALILAH NEGERIKU
Oleh : Rusman Riyadi

Indonesiaku
Tanah airku tanah tumpah darahku
Negeriku yang katanya kaya dan subur
Namun banyak yang masih menganggur
Negeriku yang katanya adil dan makmur
Namun banyak yang tertindas
Negeriku yang katanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
Namun masih banyak yang di penggal keadilannya

Indonesiaku
Dulu kau melahirkan seorang ksatria yang mampu mengguncangkan dunia
Namun sekarang kau hanya melahirkan seorang manusia yang hanya menjadi budak asing

Indonesiaku
Dulu kau di banggakan karena keberanian mu
Sekarang kau di jadikan lelucon

Indonesiaku
Aku rindu masa dulu
Aku rindu ksatriamu

Indonesiaku
Sekarang kau bagai negeri yang abstrak dalam dunia ini
Aku tak tahu harus dengan apa aku mengabdi kepadamu
Suara kebenaran tak lagi meggema di langit
Keharmonisan tak lagi dirasakan
Kini hanya kepentingan yang aku saksikan
Kini hanya keangkuhan yang aku lihat
Kini hanya bau kebusukan yang aku cium

Ohhh indonesiaku
Kebenaran tak lagi menjadi keutamaan
Keadilan tak lagi setegak alif
Keindahan tak lagi seperti pelangi

Ohh indonesiaku
Kicauan burung di langit tak lagi memberikan suara merdu
Sang saka tak lagi memberikan lambang keberanian dan kesucian
Garuda tak lagi memberikan kegagah perkasaannya
Pancasila tak lagi persatuan indonesia
Bhinneka tak lagi berbeda tetapi tetap satu

Indonesiaku
Kembalilah seperti yang dulu
Kembali lah memberikan kedamaian
Kembalilah memberikan harum mewangi
Kembalilah menjadi negeri yang gagah perkasa
Kembali menjadi negeri yang cinta kepada bangsanya
Kembali menjadi bangsa yang bermartabat
Kembalilah menjadi negeri yang sesungguhnya
Kembalilah menjadi negeri indonesia yang sudah lama menghilang
Kembalilah menjadi negeri yang di di rindukan oleh bangsanya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

kemana langkah kaki itu akan pergi

KEMANA LANGKAH KAKI ITU AKAN PERGI Oleh : Rusman Riyadi Langkah gontai kaki mengikuti panjangnya jalan Entah dimana langkah ini akan berhenti Haruskah langkahku tak berarah selamanya Ahhhh aku gelisah dengan semua ini Hei diri .... Robeklah dadamu lihat apa yang ada di dalamnya Tanyakan pada nuranimu hendak kemana langkah itu Tanyakan pada matamu apa yang kau lihat di depan sana Tanyakan pada otakmu apa yang kau fikirkan Kau tau dunia tak seperti daun yang di terpa angin Kau tau dunia tak seperti daging yang semakin lama akan membusuk Kau tau dunia tak seperti kopi akan habis di minum Ahhhh dunia tak semudah itu Hei diri.... Tiap sore kau menunggu sang senja datang Kau tatap keindahan senja itu Lambat laun senja yang kau puja akan pergi Berganti dengan gelapnya malam Fajarpun akan datang dengan keindahanya Dan akan pergi begit saja Berganti dengan sinar panasnya ang menyengat Begitulah keindahan tiap waktu akan pergi Yakinlah...

SENI POLITIK

  SENI POLITIK Oleh : Rusman Riyadi Politik berasal dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Dalam teori klasik aristoteles mengatakan bahwa politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Kalo kita menelisik atas apa yang di katakan oleh aristoteles bahwa politik untuk mewujudkan sebuah kebaikan untuk kepentingan bersama maka seharusnya tak ada yang buruk dari istilah politik.                 Melihat kondisi dan situasi saat ini bahwa politik sudah   diartikan sesuatu hal yang tidak baik bahkan bissa dikatakan sebuah tontona yang sangat menjijikkan untuk di saksikan, hal ini tidak terlepas dari   oknum yang memainkan peranan politik dengan cara yang sangat k...

Quotes rusman 5