Langsung ke konten utama
KANGEAN KU
Oleh : Rusman Riyadi


Pulau ku jauh di sebrang sana
Namun pulau ku indah
Alamnya yang masih steril
Masyarakatnya pun ramah

Pulau ku sangatlah indah
Ayam cukir simbol dari pulauku
Pacinan nama rumah adatnya
Kangean nama pulaunya

Keindahan lautnya tak dapat di ungkapkan dengan kata-kata
Pasirnya yang putih menambah ke elokan pulau ku

Di pulau ku lahir generasi-generasi ber otak cemerlang
Di pulau ku lahir pemuda-pemuda yang tangguh
Di pulau ku lahir kartini-kartini hebat

Laut biru dengan terumbu karangnya sangat indah memanjakan mata bagi setiap penikmatnya

Nyiurnya melambai-lambai di sepanjang pantainya menyapa kapal-kapal yang melintasi

Suara ombak menjadi alunan indah untuk di nikmati
Sawah pun terbentang luas menghasilkan padi yang berkualitas
Nelayan pun kembali membawa ikan  sehat yang kaya akan kalori

Ragam bahasa ada di pulauku
Ragam budaya ada di pulauku

Namun butuh nyali yang sangat besar agar bisa menginjakkan kaki di pulau indah ini
Menerjang tingginya ombak di kala badai datang
Menghempaskan tiupan angin di kala angin menerpa

Namun benih-benih yang lahir di pulauku tak bisa kau remehkan
Mereka lahir sebagai ujung tombak daripada negeri ini
Mereka lahir sebagai manusia yang hebat darah juangnya mengalir di setiap aliran darahnya
Semangatnya berkobar bak api yang menjadikan kayu besar menjadi abu

Wanita yang lahir menjadi kartini di era ini
Menjadi wanita yang tangguh
Menjadi wanita yang hebat
Menjadi wanita tak hanya tinggal di dapur saja

Benih-benih yang lahir di pulauku bukan benih yang cengeng
Tapi mereka yang punya semangat besar sebesar ombak di laut samudera

Kangean pulau ku yang penuh dengan sejarah
Dan surga yang tersembunyi ada di pulau ku ini



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

permataku yang hilang

PERMATAKU YANG HILANG  Oleh : Rusman Riyadi Hai kasih Selamat malam  Aku disini hanya merindumu Mengenang wajahmu nan syahdu Ramai kota dengan lampu berjejer di sepanjang jalan Namun aku tak tahu dimana kau melepas senyummu malam ini Apa mungkin sudah ada bahu yang nyaman membuatmu bersandar Tak ingatkah kau kepada diriku Lelaki yang tiada bosan menunggu Lelaki yang yang rela menghabiskan waktu hanya untuk berjumpa dengan pujaannya  Lelaki yang sudah menutup hatinya untuk wanita lain  Aku disini selalu di hujam hasrat bertemu Tak adakah waktumu bertemu denganku walau hanya lewat mimpi

menyisakan kenangan

MENYISAKAN KENANGAN Oleh : Rusman Riyadi Disaat langit mulai mendung Entah kenapa diri ini selalu merundung Wangi tubuhmu yang kian tercium Laksana aroma disaat petrikor Rintik yang kian berjatuhan  Membawaku kembali dalam kerinduan Canda dan tawamu melukis keseimbangan Membuatku terperangkap dalam kenangan Sudah cukup lama aku bermuram durja  Tawamu yang dulu menggema dalam telinga Meringkuk tubuh memeras air mata Kini sunyi dan sepi yang kurasa Kepergianmu menyisakan gelap duniaku Oborpon tak mampu tuk menerangi Kini hanya gundah gulana yang tersisa

Quotes rusman 5