Langsung ke konten utama

rindu pelukan penguasa negeriku



RINDU PELUKAN PENGUASA NEGERIKU
Oleh : Rusman Riyadi

Detik berganti detik
Menit berganti menit
Hari berganti hari
Bulan berganti bulan
Bahkan tahunpun berganti

Namun negeri ini masih jauh dari sejahtera
Para penguasa semakin hebat
Bermain drama di negeri ini

Rakyat tak lagi jadi prioritas
Bahkan rakyat jadi aset berharga untuk di telanjangi

Rakyat sudah muak
Dengan drama yang ada di negeri ini
Akankah negeri ini hanya menjadi panggung sandiwara

Akankah selamanya rakyat di jadikan aset
Menambah pundi-pundi kekayaan penguasa
Seakan-akan di jajah oleh penguasanya sendiri

Rakyay tak butuh bualan kata
Tapi rakyat butuh aksi nyata
Rakyat tak butuh di sanjung
Rakyat butuh keadilan

Negeri ini adalah negeri hukum
Hukum bukan untuk melindungimu
Hukum ada untuk menegakkan keadilan dengan setegak-tegaknya

Sudah berapa lama rakyat tertindas di negerinya sendiri
Berap juta nyawa anak bangsa yg melayang karena kelaparan
Sudah berapa banyak uang rakyat yang kau gelapkan
Masih kurangkah semua itu

Haknya tak lagi di dapat
Semuanya terhenti di panggung sandiwara yang kau mainkan di negeri ini
Kesejahteraan rakyat tergantung di dasi para penguasa negeri

Apa guna wakil rakyat jika hanya untuk menindas
Apa guna wakil rakyat jika makan uang rakyat
Apa guna wakil rakyat jika jauh dari rakyat
Apa guna wakil rakyat jika tak pernah melihat keadaan rakyat
Apa guna wakil rakyat jika tak pernah mendengar keluh kesahnya

Jangan kau jadikan rakyat alat untuk berkuasa
Rakyat bukan kudamu yang bisa kau pacu untuk cepat sampai ke tujuanmu
Yang hanya untuk membuat saldo rekeningmu meluap
Dan lupa akan kewajiban dan tanggung jawab seorang pemimpin



Komentar

Postingan populer dari blog ini

kemana langkah kaki itu akan pergi

KEMANA LANGKAH KAKI ITU AKAN PERGI Oleh : Rusman Riyadi Langkah gontai kaki mengikuti panjangnya jalan Entah dimana langkah ini akan berhenti Haruskah langkahku tak berarah selamanya Ahhhh aku gelisah dengan semua ini Hei diri .... Robeklah dadamu lihat apa yang ada di dalamnya Tanyakan pada nuranimu hendak kemana langkah itu Tanyakan pada matamu apa yang kau lihat di depan sana Tanyakan pada otakmu apa yang kau fikirkan Kau tau dunia tak seperti daun yang di terpa angin Kau tau dunia tak seperti daging yang semakin lama akan membusuk Kau tau dunia tak seperti kopi akan habis di minum Ahhhh dunia tak semudah itu Hei diri.... Tiap sore kau menunggu sang senja datang Kau tatap keindahan senja itu Lambat laun senja yang kau puja akan pergi Berganti dengan gelapnya malam Fajarpun akan datang dengan keindahanya Dan akan pergi begit saja Berganti dengan sinar panasnya ang menyengat Begitulah keindahan tiap waktu akan pergi Yakinlah...

SENI POLITIK

  SENI POLITIK Oleh : Rusman Riyadi Politik berasal dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Dalam teori klasik aristoteles mengatakan bahwa politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Kalo kita menelisik atas apa yang di katakan oleh aristoteles bahwa politik untuk mewujudkan sebuah kebaikan untuk kepentingan bersama maka seharusnya tak ada yang buruk dari istilah politik.                 Melihat kondisi dan situasi saat ini bahwa politik sudah   diartikan sesuatu hal yang tidak baik bahkan bissa dikatakan sebuah tontona yang sangat menjijikkan untuk di saksikan, hal ini tidak terlepas dari   oknum yang memainkan peranan politik dengan cara yang sangat k...

Quotes rusman 5