Langsung ke konten utama

negeri sinetron


NEGERI SINETRON
Oleh : Rusman Riyadi

Ketika penguasa tak lagi melihat
Nsasib Negeri sudah di ujung tanduk
Ketika penguasa tak berjalan
Rakyat terhimpit kelaparan

Polemik negeri semakin menjadi
Adu argumen disana sini
Saling menjatuhkan satu sama lain
Persoalan negeri pun tak kunjung usai

Para pemaangku jabatan menebar opini yang tak layak di konsumsi
Muncul kepermukaan  bicara tanpa isi
Rakyat di ceramahi dengan hal bodoh
Mereka pun lupa mandat yang ada di pundaknya

Perselisihan semakin menjadi
Dramapun semakin melanglangbuana
Bersandiwara disana sini
Rakyat menjadi terbengkalai

Saling tuduh menuduh satu sama lain
Membentak satu sama lain
Mengucilkan satu sama lain
Hanya demi keamana dan kenyamanan sang kawan

Penjahat negeri berkolaborasi
Memenangkan kompetesi
Melindungi kawan yang korupsi
Dengan segala bentuk antraksi

Yang salah di bela
Yang benar di hujat
Hanya demi keamanan sang aktor




Komentar

Postingan populer dari blog ini

kemana langkah kaki itu akan pergi

KEMANA LANGKAH KAKI ITU AKAN PERGI Oleh : Rusman Riyadi Langkah gontai kaki mengikuti panjangnya jalan Entah dimana langkah ini akan berhenti Haruskah langkahku tak berarah selamanya Ahhhh aku gelisah dengan semua ini Hei diri .... Robeklah dadamu lihat apa yang ada di dalamnya Tanyakan pada nuranimu hendak kemana langkah itu Tanyakan pada matamu apa yang kau lihat di depan sana Tanyakan pada otakmu apa yang kau fikirkan Kau tau dunia tak seperti daun yang di terpa angin Kau tau dunia tak seperti daging yang semakin lama akan membusuk Kau tau dunia tak seperti kopi akan habis di minum Ahhhh dunia tak semudah itu Hei diri.... Tiap sore kau menunggu sang senja datang Kau tatap keindahan senja itu Lambat laun senja yang kau puja akan pergi Berganti dengan gelapnya malam Fajarpun akan datang dengan keindahanya Dan akan pergi begit saja Berganti dengan sinar panasnya ang menyengat Begitulah keindahan tiap waktu akan pergi Yakinlah...

Quotes rusman 5

Quotes rusman 2