Langsung ke konten utama

pagi


Pagi
Oleh : Rusman Riyadi

Hai pagi...
Kini kau kembali lagi
Mengusir malam yang sudah pergi
Kau menyapaku lewat sinar mentarimu
Mengobati kerinduanku padamu

Hai pagi...
Ceritaku masih sama dengan hari kemarin
Kopiku juga masih terasa pahit
Akupun selalu di temani kerinduan

Sorot matanya
Lirih suaranya
Hembusan nafasnya
Masih terngiang dalam benak ku

Aku seperti di tikam rindu
Jiwaku tak lagi menyatu
Daun kian berguguran
Di terpa semilir angin

Langkah gontai kakiku di sepanjang jalan
Menapaki belantara kehidupan
Senyummu masih menghiasi bola mataku
Namamu masih terpasung dalam kalbu

Hai pagi...
Kusambut hangat sinar fajarmu
Sampaikan rindu yang terbenam dalam jiwaku
Bacakan tulisan hangat di hatiku
Untuk dia yang selalu ke rindu








Komentar

Postingan populer dari blog ini

permataku yang hilang

PERMATAKU YANG HILANG  Oleh : Rusman Riyadi Hai kasih Selamat malam  Aku disini hanya merindumu Mengenang wajahmu nan syahdu Ramai kota dengan lampu berjejer di sepanjang jalan Namun aku tak tahu dimana kau melepas senyummu malam ini Apa mungkin sudah ada bahu yang nyaman membuatmu bersandar Tak ingatkah kau kepada diriku Lelaki yang tiada bosan menunggu Lelaki yang yang rela menghabiskan waktu hanya untuk berjumpa dengan pujaannya  Lelaki yang sudah menutup hatinya untuk wanita lain  Aku disini selalu di hujam hasrat bertemu Tak adakah waktumu bertemu denganku walau hanya lewat mimpi

menyisakan kenangan

MENYISAKAN KENANGAN Oleh : Rusman Riyadi Disaat langit mulai mendung Entah kenapa diri ini selalu merundung Wangi tubuhmu yang kian tercium Laksana aroma disaat petrikor Rintik yang kian berjatuhan  Membawaku kembali dalam kerinduan Canda dan tawamu melukis keseimbangan Membuatku terperangkap dalam kenangan Sudah cukup lama aku bermuram durja  Tawamu yang dulu menggema dalam telinga Meringkuk tubuh memeras air mata Kini sunyi dan sepi yang kurasa Kepergianmu menyisakan gelap duniaku Oborpon tak mampu tuk menerangi Kini hanya gundah gulana yang tersisa

Quotes rusman 5