Langsung ke konten utama

Rindu keadilan

KEMANA PARA PENEGAK KEADILAN
Oleh : Rusman Riyadi


Selamat datang di negeri ku
Yang mana katanya negeri ini
adalah negeri hukum
Negeri yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi

Tapi alangkah lucunya negeri ini
Negeri yang di kenal dengan negeri hukum
Tapi hukum bisa di kalahkan dengan Uang

Hukum di negeri ku bisa di kendalikan oleh mereka yang berkuasa di negeri ini
Menindas rakyat kecil

Hukum di gunakan untuk memuaskan nafsu mereka yang serakah dan bertindak sewenang-wenang

Hukum yang tak pernah berada di posisi tengah, hukum yang tumpul ke atas tajam ke bawah

Seakan-akan hukum kau buat hanya untuk menindas rakyat mu saja
Hukum yang tak penah adil dengan seluruh rakyat indonesia

Akan kah hukum di negeri ini akan selamanya seperti ini
Selalu memanjakan mereka yang berkuasa

Wahai penguasa negeri .........
Tindaklah mereka yang melanggar aturan
Jangan kau selalu menganak tirikan kami yang di bawah, jangan melihat pakaian ketika kau menindak orang-orang yang melanggar aturanmu.

Ciptakan keadilan buat kami
Karena kami yang memilihmu untuk jadi penguasa di negeri ini
Jangan pernah kau khianati kepercayaan yang kami berikan ke padamu

Jangan jadikan tahtamu untuk menindas kami yang lemah, jangan pernah takut untuk menancapkan tombak kepada siapa saja yang melanggar aturan
Jangan pernah pandang bulu dalam menciptakan keadilan 

Wahai penguasa negeri
Jangan buat kami sengsara
Jangan buat kami gelisah
Jangan buat kami marah
Jangan pernah memarjinalkan kami rakyat bawah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SENI POLITIK

  SENI POLITIK Oleh : Rusman Riyadi Politik berasal dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Dalam teori klasik aristoteles mengatakan bahwa politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Kalo kita menelisik atas apa yang di katakan oleh aristoteles bahwa politik untuk mewujudkan sebuah kebaikan untuk kepentingan bersama maka seharusnya tak ada yang buruk dari istilah politik.                 Melihat kondisi dan situasi saat ini bahwa politik sudah   diartikan sesuatu hal yang tidak baik bahkan bissa dikatakan sebuah tontona yang sangat menjijikkan untuk di saksikan, hal ini tidak terlepas dari   oknum yang memainkan peranan politik dengan cara yang sangat k...

permataku yang hilang

PERMATAKU YANG HILANG  Oleh : Rusman Riyadi Hai kasih Selamat malam  Aku disini hanya merindumu Mengenang wajahmu nan syahdu Ramai kota dengan lampu berjejer di sepanjang jalan Namun aku tak tahu dimana kau melepas senyummu malam ini Apa mungkin sudah ada bahu yang nyaman membuatmu bersandar Tak ingatkah kau kepada diriku Lelaki yang tiada bosan menunggu Lelaki yang yang rela menghabiskan waktu hanya untuk berjumpa dengan pujaannya  Lelaki yang sudah menutup hatinya untuk wanita lain  Aku disini selalu di hujam hasrat bertemu Tak adakah waktumu bertemu denganku walau hanya lewat mimpi

rindu pelukan penguasa negeriku

RINDU PELUKAN PENGUASA NEGERIKU Oleh : Rusman Riyadi Detik berganti detik Menit berganti menit Hari berganti hari Bulan berganti bulan Bahkan tahunpun berganti Namun negeri ini masih jauh dari sejahtera Para penguasa semakin hebat Bermain drama di negeri ini Rakyat tak lagi jadi prioritas Bahkan rakyat jadi aset berharga untuk di telanjangi Rakyat sudah muak Dengan drama yang ada di negeri ini Akankah negeri ini hanya menjadi panggung sandiwara Akankah selamanya rakyat di jadikan aset Menambah pundi-pundi kekayaan penguasa Seakan-akan di jajah oleh penguasanya sendiri Rakyay tak butuh bualan kata Tapi rakyat butuh aksi nyata Rakyat tak butuh di sanjung Rakyat butuh keadilan Negeri ini adalah negeri hukum Hukum bukan untuk melindungimu Hukum ada untuk menegakkan keadilan dengan setegak-tegaknya Sudah berapa lama rakyat tertindas di negerinya sendiri Berap juta nyawa anak bangsa yg melayang karena kelaparan Sudah berapa banyak uang rakyat yang kau gelapkan ...